Skip to main navigation
  • Bahasa Indonesia
  • العربية
  • English
  • Français
  • اردو
  • فارسی
  • Español

Menu Indonesian

  • Home
  • Biografi
    • Khotbah Jumat
    • Medali Kehormatan
    • Gelar Doktor Kehormatan
    • Penghargaan dan Penghormatan
    • YANG MULIA SYEIKH Dr. Al-Issa Biografi
  • Komunikasi Global
    • Pertemuan
    • Media Internasional
    • Kunjungan
  • Berita
    • Berita terbaru
    • Kepribadian
    • Penerimaan dan Rapat Tamu
  • Media
    • kutipan
    • video
    • infografis
  • Inisiatif Global
    • Melayani Islam
    • Melayani Perdamaian Dunia
    • Inisiatif Kemanusiaan
  • Bahasa Indonesia
  • العربية
  • English
  • Français
  • اردو
  • فارسی
  • Español

"Mengungkit peristiwa masa lalu adalah lahan yang berbahaya"

Breadcrumb

  • Beranda
  • "Mengungkit Peristiwa Masa Lalu Adalah Lahan Yang Berbahaya"
Oleh befary | 1:20 PM +03, Rab Maret 27, 2024

"Mengungkit peristiwa masa lalu adalah lahan yang berbahaya"
Salah satu hal yang paling menonjol dalam pidato Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Asosiasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Al-Issa, pada pembukaan konferensi internasional: “Membangun Jembatan Antar Mazhab Islam.”
MazhabIslamDiMakkah
LigaMuslimDunia

Video lainnya

Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr...
Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Syekh Dr. Mohammed Al-Issa,...

kutipan

«La piedad, tal como la definió nuestro Profeta Mohamed (la paz sea con él), es el buen comportamiento. Es una ética islámica elevada, una conducta noble y constante, que no cambia ni según la religión, ni el color, ni ninguna otra diferencia. Las buenas costumbres del musulmán se elevan mediante la misericordia y la generosidad»

tautan

  • Penghargaan dan Penghormatan
  • Medali Kehormatan
  • Gelar Doktor Kehormatan
  • Pers Dunia
  • Khotbah Jumat

Konferensi

  • Visits
  • Kepribadian
  • Konferensi
  • Penerimaan dan Rapat Tamu

العربية |  Français | English  | اردو | Indonesian | Español | فارسي

Seluruh Hak Cipta Dilindungi untuk Situs Web Sheikh Dr. Mohammad Alissa © 2026